Hai, Journeyers!

Hey Beach Cafe – Akhir pekan merupakan hari yang amat aku tunggu setiap minggunya, wkwk. Yaps, sebagai karyawan kantoran yang kerja senin-jumat seperti aku, selalu merindukan weekend sebagai hari untuk beristirahatku. Meskipun nyatanya, setiap weekend tak selalu aku gunakan untuk beristirahat, terkadang aku mengisinya dengan kegiatan lain.

Sebenarnya aku sangat rindu untuk menikmati alam pantai. Ingin sekali untuk camping di pulau. Namun, karena kebijakan PPKM saat ini, untuk tempat wisata ditutup sementara. Aku bahkan sudah menghubungi banyak jasa wisata yang ada di Jakarta, semuanya meresponnya sama, ditutup sementara. Dan itu dalam jangka waktu yang tidak bisa di tentukan.




Malam minggu ini, teman kantorku mengajak untuk nongkrong di sebuah kafe unik bernuansa pantai. Yaitu Hey Beach Cafe. Yah, setidaknya jika tidak bisa ke pantai langsung, boleh lah menikmati nuansa ala pantai terlebih dahulu. Hehe

Lokasi Hey Beach Cafe

hey beach cafe jakarta

Pukul 4 sore, kami janjian bertemu di depan Central Park untuk menuju kafe Hey Beach. Karena kita akan menggunakan mobil temanku menuju lokasi.

Lokasi kafe ini ada di dua tempat, yaitu di Alam Sutera dan di Pluit. Karena lokasi terdekat kami adalah di Pluit, maka kami menuju Hey Beach Cafe yang ada di Pluit.

Alamat lengkap kafe ini di Jl. Pluit Permai Jl. Pluit Utara Raya No.23, RT.1/RW.4, Pluit, Kec. Penjaringan, Kota Jakarta Utara. Dari Central Park, memakan waktu lebih kurang 20 menit, itupun jika tidak terkena macet.

Menuju lokasi ini bisa terbilang macet, apalagi di weekend, karena banyak kendaraan menuju Pluit atau ke PIK.

Dan juga, ke lokasi ini kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi atau busway transjakarta. Aku pikir, lokasi ini cukup sulit dijangkau dengan kendaraan umum, namun tak jauh dari kafe aku melihat ada halte transjakarta. Jadi, kamu ambil busway arah Pluit, dan turun di Halte Pluit.

Menu di Kafe Unik Bernuansa Pantai

hey beach cafe alam sutera alamat hey beach cafe

Untuk masuk ke kafe ini, kita diharuskan mengisi daftar absen terlebih dahulu, serta sebelumnya juga diminta untuk cuci tangan sesuai ketentuan protokol kesehatan.




Saat aku dan teman-temanku sampai di lokasi, kami diminta menunggu terlebih dahulu, karena saat itu lumayan rame pengunjungnya. Dari pintu masuk, kita sudah diberikan suasa ala-ala di pantai. Untuk lantainya pun lantai yang berisikan pasir putih.

Setelah kami mendapatkan tempat duduk, kami pun segera memesan menu yang tersedia di kafe ini. Hey Beach Cafe tidak menyediakan list menu dalam bentuk kertas. Untuk mengetahui menu yang ada, kamu cukup scan barcode yang ada di atas meja.

Untuk jenis menunya pun unik-unik. Tak hanya itu, untuk segi makanannya terbilang cukup mahal, namun untuk minumannya masih standar seperti kafe biasanya. Meskipun menunya terbilang mahal, namun sangat sinkron dengan dekorasi kafe yang mewah dan unik.

Aku memesan creamy mushroom pizza yang bisa dimakan bersama-sama juga dan minumnya peach yakult. Dari segi rasa, bisa dikatakan lumayan untuk pizzanya, namun aku suka untuk rasa minumannya.

Memiliki Spot ala Pantai

Suatu kafe tanpa dekorasi yang bagus sama saja tidak memiliki daya tarik. Sebab itu, para pebisnis kafe saat ini, selalu memerhatikan keunikan dekorasi kafe mereka.

Seperti halnya Hey Beach Cafe, dia membuat tema yang ala pantai. Dengan memiliki beberapa spot yang instagramable banget. Bahkan bar kafe pun di desain seperti ala kafe yang ada di Hawaii.




Suasananya sangat menyenangkan. Cocok banget sih buat kita yang kangen ke Pantai namun belum kesampaian karena ppkm seperti saat ini. Dan untuk di lokasi kafe pun tetap mematuhi protokol kesehatan ya, Journeyers!

Itulah malam mingguanku bersama teman-temanku, apakah kamu juga penasaran dengan Hey Beach Cafe?

 

17 comments
  1. masya allah menyenangkannya jadi ingat semasa dulu masih single hehehe samaan mbak sebagai pekerja weekend adalah waktu yang ditunggu. meski sebenarnya weekendpun ada aja kegiatannya yang dibuat2 sendiri termasuk jalan2.

    wah asyik lho tempat ini. terbuat dari kayu dan rotan ya itu perlengkapannya , asyik buat potoh potoh ya

  2. tempatnya lumayan untuk liburan ala pantai walau bukan di pantai beneran ya. Apalagi saat kondisi pandemi kita nggak bisa kemana-mana. walau harga lumayan mahal tapi worth it karena tempatnya kece ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like